Peningkatan Mutu Benih Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) dengan Sari Buah Nanas Sebagai Organic Seed Priming
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Kedelai sebagai salah satu komoditas penting yang berperan dalam pemenuhan bahan pangan dan pakan sebagai sumber protein dan lemak nabati. Penyediaan benih berkualitas baik menjadi salah satu kunci penting dalam upaya meningkatkan produksi kedelai. Perbaikan kualitas benih kedelai dapat dicapai dengan pemberian sari buah nanas berdasarkan reaksi hidrolisis antara enzim bromelin dan protein kedelai. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi sari buah nanas terbaik yang dapat digunakan untuk invigorasi benih kedelai. Percobaan dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2025 di Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima konsentrasi sari buah nanas yaitu 0, 25, 50, 75, dan 100% dengan empat ulangan. Benih kedelai direndam selama 3 jam dalam larutan sari buah nanas sebelum dilakukan uji perkecambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sari buah nanas sebagai organic priming dapat meningkatkan persentase daya berkecambah, perkecambahan pada hari hitung pertama, potensi tumbuh maksimum, nilai indeks perkecambahan, bobot kering kecambah normal, dan pertumbuhan akar kecambah. Priming menggunakan konsentrasi 50% sari buah nanas menunjukkan hasil terbaik pada persentase daya berkecambah, perkecambahan pada hari hitung pertama, potensi tumbuh maksimum, dan nilai indeks perkecambahan benih.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anggraeni, N. D., & Suwarno, F. C. (2013,). Kemampuan Benih Kedelai (Glycine max L.) untuk Mempertahankan Viabilitasnya setelah Didera dengan Etanol. Bul. Agrohorti, 1(4), 34-44. https://doi.org/10.29244/agrob.1.4.34-44
Arif, M., Jan, M. T., Mian, I. A., Khan, S. A., Hollington, P., & Harris, D. (2014). Evaluating the Impact of Osmopriming Varying with Polyethylene Glycol Concentrations and Durations on Soybean. International Journal of Agriculture & Biology, 16(2), 359-364. https://www.researchgate.net/publication/260284685_Full_Length_Article_Evaluating_the_Impact_of_Osmopriming_Varying_with_Polyethylene_Glycol_Concentrations_and_Durations_on_Soybean
Arisandi, N., Wahdah, R., & Rusmayadi, G. (2020). Peningkatan Performa Viabilitas Benih Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) dengan Organik Priming Ekstrak Tauge. EnviroScienteae, 16(2), 309-317. http://dx.doi.org/10.20527/es.v16i2.9662
Arniah, A. (2017). Uji Kadar Protein Total pada Campuran Kacang Kedelai (Glycine max L. Merr) dan Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus) dengan Perbandingan Berbeda. Thesis. 1-75. https://repository.itskesicme.ac.id/id/eprint/126/
Astuti, K., & Ramadhani, D.M. (2025). Analisis Produktivitas Jagung dan Kedelai di Indonesia 2024 (Hasil Survei Ubinan). Badan Pusat Statistik. Jakarta.
Astuti, K, Ramadhani, D. M., & Khasanah, I. N. (2022) Analisis Produktivitas Jagung dan Kedelai di Indonesia 2022 (Hasil Survei Ubinan). Badan Pusat Statistik, Jakarta. 1-136. https://www.bps.go.id/id/publication/2023/12/14/ccb928c59ff95308522fefac/analisis-produktivitas-jagung-dan-kedelai-di-indonesia--2022--hasil-survei-ubinan-.html
Astuti, K., & Ramadhani, D. M. (2023). Analisis Produktivitas Jagung dan Kedelai di Indonesia 2023 (Hasil Survei Ubinan). Badan Pusat Statistik. Jakarta. 1-132. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/08/30/e2e46d52a9cc9f78422f77ad/analisis-produktivitas-jagung-dan-kedelai-di-indonesia--2023--hasil-survei-ubinan-.html
Astuti, K., Ramadhani, D. M., & Khasanah, I. N. (2021). Analisis Produktivitas Jagung dan Kedelai di Indonesia 2021 (Hasil Survei Ubinan). Badan Pusat Statistik. Jakarta. 1-134. https://www.bps.go.id/id/publication/2022/12/16/9e87d65dae851717a1af5784/analisis-produktivitas-jagung-dan-kedelai-di-indonesia--2021.html
Badan Pusat Statistik. (2024). Impor Kedelai Menurut Asal Negara Utama, 2017-2023. Jakarta. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjAxNSMx/impor-kedelai-menurut-negara-asal-utama--2017-2024.html
Brigard, J. P., Harkess, R. L., & Baldwin, B. S. (2006). Tomato Early Seedling Height Control Using a Paclobutrazol Seed Soak. HortScience, 41(3), 768-772. https://doi.org/10.21273/hortsci.41.3.768
Briggs, W. R. (2016). Plant Biology: Seedling Emergence through Soil. Current Biology, 26(2), R68-R70. https://doi.org/10.1016/j.cub.2015.12.003
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. (2023). Deskripsi Kedelai Varietas Detap-1. Yogyakarta. https://dpkp.jogjaprov.go.id/detail-benih/Kedelai+Varietas+Detap+-1/190523/8e06606439d20c257ac123016a261f0b02cc11024458a76d503a276f28417acf696
Dubey, A., Malla, M. A.,Kumar, A., Khan, M. L., & Kumari, S. (2024), Seed Bio-priming with ACC Deaminase-producing Bacterial Strains Alleviates Impact of Drought Stress in Soybean (Glycine max (L.) Merr.). Rhizosphere, 30, 100873. https://doi.org/10.1016/j.rhisph.2024.100873
Hayati, M., & Setiono. (2021). Pengaruh Lama Penyimpanan terhadap Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L) Merrill) Varietas Anjasmoro. Jurnal Sains Agro, 6(2), 66-76. https://ojs.umb-bungo.ac.id/index.php/saingro/article/view/655
Hidayanto, M., Nurjanah, S., & Yossita, F. (2003). Pengaruh Panjang Stek Akar dan Konsentrasi Natrium-Nitrofenol terhadap Pertumbuhan Stek Akar Sukun (Artocarpus communis F.). Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 6(2), 154-160. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/1831
Indira, M. N., Angeline, A. R., Ankit, K., & Vaishnavi, S. (2025). Impact of Osmotic Stress on Seed Germination and Seedling Growth in Chickpea (Cicer arietinum L.). Agricultural Science Digest, 1-5. https://arccjournals.com/journal/agricultural-science-digest/D-6087
Ingale, V. B., & Pathak, S. (2023). Seed Priming Methods: Application and Future Perspectives. Just Agriculture, 3(12), 401-407. https://justagriculture.in/files/newsletter/2023/august/74.%20Seed%20Priming%20Methods-%20Applications%20and%20Future%20Perspectives.pdf
International Rules for Seed Testing [ISTA]. (2018). Introduction to the ISTA Rules – Chapter 1-19. Amerika Serikat. 1-298. https://www.scribd.com/document/625146043/ISTA-Rules-2018
Isnaini, R., Maherawati, F., & Rahayuni, T. (2024). Pengaruh Ekstrak Kulit Nanas dan Lama Perendaman terhadap Kualitas Tempe Kedelai Lokal. Jurnal Teknologi Pangan, 18(1), 1-14. http://ejournal.upnjatim.ac.id/index.php/teknologi-pangan/article/view/4057
Lestari, I., Karno, K., & Sutarno, S. (2020). Uji Viabilitas dan Pertumbuhan Benih Kedelai (Glycine max) dengan Perlakuan Invigorasi Menggunakan Ekstrak Bawang Merah. J. Agro Complex, 4(2), 116-124. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/joac/article/view/5847
Lewar, Y., Kumanireng, K. N., & Hasan, A. (2023). Kajian Konsentrasi Air Kelapa Muda sebagai Organic Priming terhadap Viabilitas Benih Kacang Merah yang Terdeteriorasi. Partner, 28(1), 119-130. http://dx.doi.org/10.35726/jp.v28i1.6943
Lubis, R. R., Kurniawan, T., & Zuyasna. (2018). Invigorasi Benih Tomat Kadaluarsa dengan Ekstrak Bawang Merah pada Berbagai Konsentrasi dan Lama Perendaman. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(4), 175-184. https://www.researchgate.net/publication/341124471_Invigorasi_benih_tomat_kadaluarsa_dengan_ekstrak_bawang_merah_pada_berbagai_konsentrasi_dan_lama_perendaman
Mariani, M., & Wahditiya, A. A. (2022). Efektivitas Beberapa Metode Invigorasi Benih Kedelai (Glycine max L. Merril). Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian, 7(1), 1-6. http://dx.doi.org/10.35329/agrovital.v7i1.2664
Noman, A., Xu, Y., Al-Bukhaiti, W.Q., Abed, S.M., Ali, A.H., Ramadhan, A.H., & Xia, W. (2017). Influence of Enzymatic Hydrolysis Conditions on the Degree of Hydrolysis and Functional Properties of Protein Hydrolysate Obtained from Chinese Sturgeon (Acipenser sinensis) by Using Papain Enzyme. Process Biochemistry, 1-10. https://doi.org/10.1016/j.procbio.2018.01.009
Nurmauli., & Nurmiaty, Y. (2010). Studi Metode Invigorasi pada Viabilitas Dua Lot Benih Kedelai yang Telah Disimpan Selama Sembilan Bulan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 15(1), 20-24. https://journal.ipb.ac.id/index.php/JIPI/article/view/6565
Perez, L., Acosta, Y., Napoles, L., Carvajal, C., Linares, C., Sershen..., & Perez, A. (2021). Pineapple Stem-derived Bromelain Base Priming Improves Pepper Seed Protein Reserve Mobilization, Germination, Emergence, and Plant Growth. Physiol Mol Biol Plants, 27(9), 1-7. http://dx.doi.org/10.1007/s12298-021-01038-7
Perez-Gomez, L., Fernandez, A. Y., Perez, E. B., Rivero, C. L., Ortiz, C. C., Sershen., & Martinez, A. P. (2023). Bromelain Crude Extract to Improve the Emergence and Growth of Pepper Seedlings. Revista de Ciencias Agricolas, 39(E), 85-99. https://doi.org/10.22267/rcia.202239E.195
Pramono, E., Hadi, M. S., & Kamal, M. (2020). Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max [L.] Merril) Sejalan dengan Penyimpanan Alamiah dan Pengusangan Cepat dengan Etanol. Jurnal Agrotropika, 19(1), 43-56. http://dx.doi.org/10.23960/ja.v19i1.4329
Prastio, P. R., Suharno., & Munambar, S. (2023). Invigorasi Mutu Fisiologis Benih Padi Varietas IR-64 dengan Berbagai Jenis Bahan dan Konsentrasi Organik Priming. Jurnal Triton, 14(1), 87-99. https://doi.org/10.47687/jt.v14i1.276
Purwaningsih, I. (2017). Potensi Enzim Bromelin Sari Buah Nanas (Ananas comosus L.) dalam Meningkatkan Kadar Protein pada Tahu. Jurnal Teknologi Laboratorium, 6(1), 39-46. https://doi.org/10.29238/teknolabjournal.v6i1.86
Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2025). Statistik Konsumsi Pangan 2024. Sekretariat Jendral Kementrian Pertanian. Jakarta.
Rahayu, M., Sudarto., Puspadi, K., & Mardian, I. (2009). Paket Teknologi Produksi Benih Kedelai. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Nusa Tenggara Barat. https://repository.pertanian.go.id/items/e935a6dd-0bb8-4264-8c44-4762b74fe477
Sakti, A. R., Pramono, E., Agustiansyah, A., & Kamal, M. (2024). Respon Perkecambahan Benih Sorgum (Sorghum bicholor [L.] Moench) terhadap Priming dengan Larutan Polyethylene Glycol-6000. Jurnal Agrotek Tropika, 12(3), 540-548. http://dx.doi.org/10.23960/jat.v12i3.9427
Samtani, K., Rahmawati, F. A., Pratiwi, I. W., Atuillah, N., Hidayatullah, R. A., Sabiku, D. F..., & Adnan, M. R. (2025). Seed Vigor Improvement of Red Chili Seeds (Capsicum annuum L.) Using Spirulina platensis as Seed Priming Agent, Agroteknika, 8(2), 213-230. https://agroteknika.id/index.php/agtk/article/view/456
Sopian, K. A., Nurmauli, N., Ginting, Y. C., dan Ermawati. (2021). Pengaruh Varietas dan Pelembapan pada Viabilitas Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) Pascasimpan Tujuh Belas Bulan. Inovasi Pembangunan Jurnal Kelitbangan, 9(3), 327-339. https://doi.org/10.35450/jip.v9i03.274
Tatipata, A., Yudono, P., Purwantoro, A., & Mangoendidjojo, W. (2004). Kajian Aspek Fisiologis dan Biokimia Deteriorasi Benih Kedelai dalam Penyimpanan. Ilmu Pertanian, 11(2), 76-87. https://journal.ugm.ac.id/jip/article/view/59954
Yuanasari, B. S., Kendarini, N., & Saptadi, D. (2015). Peningkatan Viabillitas Benih Kedelai Hitam (Glycine max L. Merr) melalui Invigorasi Osmoconditioning. Jurnal Produksi Tanaman, 3(6), 518-527. https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/230